Penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi) sebaiknya tidak dianggap remeh karena bisa menimbulkan komplikasi terutama untuk jantung. Ada 5 cara mudah menjaga tekanan darah tetap normal.

Tekanan darah yang tidak normal bisa membuat seseorang berisiko mengalami serangan jantung, stroke dan bahkan disfungsi ereksi. Hal ini kadang tidak diketahui oleh orang tersebut, kecuali jika tekanan darahnya sangat tinggi.

Seperti dikutip dari Menshealth.com, Kamis (25/11/2010) ada cara-cara yang menyenangkan dan sempurna untuk menjaga tekanan darah agar tetap normal, yaitu:

Mengonsumsi dark cokelat (coklat hitam)
Studi di Italia tahun 2008 mendapatkan orang yang mengonsumsi dark cokelat setiap hari selama 15 hari bisa membantu menurunkan tekanan darah sistolik (angka atas) sebesar 4,5 poin dan diastoliknya sebesar 4,2 poin. Tapi pilihlan cokelat yang tepat dan mengandung antioksidan, pilihlah yang mengandung 65 persen kakao.

Melakukan hubungan seks
Laki-laki yang melakukan hubungan seks dua kali seminggu memiliki risiko 65 persen lebih rendah terkena serangan jantung, dibandingkan yang hanya sekali sebulan. Hasil ini berdasarkan studi New England Research Institute. Hal ini menunjukkan tekanan darah yang lebih rendah dan pembuluh darah akan merespons lebih baik dalam keadaan stres.

Mendengarkan musik
Musik adalah alat yang sempurna untuk melebarkan arteri. Mendengarkan musik yang berirama homogen (beatnya stabil) 30 menit sehari dan dikombinasikan dengan latihan pernapasan dapat menurunkan tekanan darah sistolik. Musik yang tepat dapat menghilangkan cemas dan menghindari penyempitan pembuluh darah.

Tertawa
Menertawakan film yang lucu akan membuat pembuluh darah membesar sebesar 22 persen dan tindakan fisik dari tertawa akan membuat pembuluh darah meluas yang meningkatkan aliran darah serta mengurangi tekanan darah. Sebaiknya seseorang tertawa 15 menit sehari, bisa dengan membaca cerita atau menonton film lucu.

Mengukur tekanan darah di rumah
Mengukur tekanan darah secara teratur di rumah akan lebih baik dalam memprediksi risiko krdiovaskuler dibandingkan dengan di rumah sakit. Seseorang bisa memilih alat pengukur tekanan darah digital yang akurat, sehingga dapat mengetahui tekanan darahnya setiap kali ia butuhkan.(detik.com)